Baca Juga: Power Bank Penumpang Keluarkan Asap 20 Menit Setelah Pesawat Lepas Landas, Batik Air Beri Penjelasan
Setidaknya, KPK sempat menyebut, terdapat dua klaster tindak pidana yang dinaikkan KPK ke tahap penyidikan.
"Klaster pertama yakni terkait dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh bupati kepada para jajaran di bawahnya dan juga pihak swasta," ungkap Budi.
"Klaster kedua, yakni dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh oknum pada KPK terhadap bupati Pemalang berkaitan dengan dugaan pengurusan perkara," sambungnya.
Jejak OTT KPK di Pemalang-Jakarta
Dalam kasus ini, OTT KPK tersebut dilakukan di tiga lokasi yakni Pemalang, Purworejo, dan Jakarta, sebanyak total 21 orang ditangkap.
Anom bersama 4 pihak lain yang tidak diketahui identitasnya ditangkap di Jakarta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang di antaranya dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, 1 orang di antaranya ialah istri Anom yang bernama Noor Faizah Maenofie yang berstatus sebagai terperiksa.
Selain itu, tim penindakan KPK juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar.
Secara paralel, KPK juga sudah melakukan penyegelan terhadap tempat-tempat yang nantinya akan digeledah.
Salah satu tempat yang disegel adalah ruang kerja Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.(*)
Artikel Terkait
Jejak Panjang Skandal Proyek DJKA, dari OTT KPK di 2023 hingga Eks Direktur Kemenhub Terjerat Dugaan Gratifikasi
Skandal Jatah Preman di Proyek PUPR Riau: Plt Gubernur Dicecar KPK soal Temuan Duit saat Penggeledahan
Usai Kena OTT KPK, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Ternyata Punya Harta Kekayaan yang Capai Rp21,3 Miliar