metropolitan

Prajurit TNI yang Ditusuk di Tangerang Sempat Lari, Polisi Ungkap Pelaku Mengejar dengan Naik Motor: Basic Korban Atlet

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:09 WIB
Kasus pengeroyokan dan penusukan prajurit TNI AD di Tangerang karena cekcok antrean sate taichan. (Instagram/reskrim.tangsel)

“Pemantiknya adalah dari tersangka memukul korban duluan,” tuturnya.

“Korban lari hingga akhirnya membuat massa dari kelompok pelaku mengejar dan akhirnya ada melakukan penusukan,” terangnya.

Korban Lari, Dikejar Pelaku dengan Motor Sebelum Ditusuk

Adapun saat kejadian, Wira menyebut bahwa pelaku mengejar korban yang saat itu mencoba melarikan diri setelah dipukul.

Baca Juga: Setelah Kematian Karumga, Beredar Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak di Jaksel

“Pelaku penusukan mengejar korban menggunakan satu sepeda motor yang dibonceng oleh satu tersangka lainnya,” kata Wira.

“Memang korban ini basic-nya atlet lari, informasi dari keluarga begitu. Jadi, korban lari cukup jauh hingga yang menusuk sajam mengejar menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

Saat jarak sudah dekat, aksi penusukan kemudian dilakukan oleh pelaku kepada korban.

Sementara jarak pengeroyokan dan TKP penemuan jenazah sekitar 500 hingga 800 meter.

“Memang dilihat dari CCTV, korban lari cukup kencang dan jauh. Makanya pelaku penusuk pun mengejar korban tidak mampu dia lari, dia mengejar menggunakan sepeda motor,” tegasnya.

Penetapan 7 Tersangka

Polisi pun telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka yang menjadi 4 klaster.

Klaster pertama adalah BR alias CL (36) dan MKN alias RL (27) yang berperan mengejar korban dan klaster kedua terdiri dari FNK alias SM (26), RRGB alias RN (22), dan AEL alias ER (22) yang berperan mengejar sekaligus memukul korban.

Kemudian klaster ketiga adalah SS alias EM (39) yang diduga mengejar korban, memukul, dan mengambil telepon genggam milik korban.

Baca Juga: Dibayangi Skandal Korupsi era Dadan Hindayana, Ini Deret Aksi Bersih-bersih BGN usai Berganti Pimpinan

Halaman:

Tags

Terkini