Ketua DPR RI Respons Insiden Ibu Hamil di Papua Meninggal Usai Ditolak 4 Rumah Sakit, Sentil Layanan Kesehatan Wilayah 3T

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 14:54 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait evaluasi layanan kesehatan nasional. (DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait evaluasi layanan kesehatan nasional. (DPR RI)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sudah mengetahui insiden tersebut dan memberi arahan untuk melakukan audit.

Tito mengatakan bahwa pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Mathius Fakhari dan meminta untuk membantu keluarga korban.

“Saya minta Pak Gubernur sesegera mungkin ke rumah keluarga korba, semua dibantu,” ucap Tito kepada awak media kawasan Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 24 November 2025.

Bakal Laksanakan Audit Internal

Tito juga menyebut penanganan kejadian tersebut, salah satunya dengan akan dilakukan audit internal.

Baca Juga: Soal Wacana Redenominasi, Ekonom Pertanyaan Urgensi di Balik Kebijakan Penyederhanaan Nominal

“Melakukan audit internal, masalahnya di mana, dikumpulkan rumah sakit-rumah sakit itu, termasuk juga para pejabat yang di Dinas Kesehatan, baik provinsi, kabupaten, dan swasta,” tambahnya.

“Menkes dan saya sudah komunikasi, Pak Menkes hari ini dan dari Kemendagri hari ini juga turun ke Jayapura untuk melakukan audit,” paparnya.

Pihak Kemendagri, kata Tito akan melakukan audit dari sisi aturan yang diberlakukan, termasuk peraturan kepala daerah.

“Peraturan Bupati itu kan melibatkan rumah sakit Kabupaten Jayapura, kemudian peraturan Gubernur karena yang terakhir kan di RSUD Dok II Jayapura,” jelasnya.

Sedangkan dari Kemenkes, kata Tito akan berfokus pada audit teknis mengenai masalah layanan kesehatan yang dilakukan oleh tim khusus.

Baca Juga: Keluarga Tak Menyangka Ayah Tiri Alvaro Jadi Pelaku: Disebut Sempat Ikut Cari Keberadaan Korban Sebelum Ditemukan Tewas

Pesan Presiden Prabowo: Jangan Sampai Terulang Lagi

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga membeberkan pesan yang diterima dari Presiden Prabowo terkait insiden tersebut.

“Tadi pesan dari Bapak Presiden, jangan sampai terulang lagi. Segera lakukan audit untuk mengetahui bab masalahnya, lalu perbaikan apakah fasilitasnya, tata kelola, orangnya, atau aturannya,” ujar mantan Kapolri itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X