Ketua DPR RI Respons Insiden Ibu Hamil di Papua Meninggal Usai Ditolak 4 Rumah Sakit, Sentil Layanan Kesehatan Wilayah 3T

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 14:54 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait evaluasi layanan kesehatan nasional. (DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait evaluasi layanan kesehatan nasional. (DPR RI)

“Ini yang kami tunggu nanti saat kami berangkat ke sana,” tuturnya.

Kasus Meninggalnya Ibu Hamil dan Bayinya di Papua Setelah Ditolak 4 Rumah Sakit

Kasus meninggalnya ibu hamil, Irene Sokoy, heboh di tengah masyarakat karena penolakan yang dialami dari 4 rumah sakit.

Disebutkan Irene mengalami kontraksi akan melahirkan pada 16 November 2025 lalu dan dibawa ke RSUD Yowari.

Namun, di rumah sakit tersebut dokter kandungan sedang berada di luar kota dan merujuk Irene ke RS Dian Harapan.

Permasalahan di RS Dian Harapan adalah ruang BPJS Kelas III dan NICU penuh beserta dokter kandungan yang sedang cuti.

Petugas kemudian meminta keluarga untuk membawa Irene ke rumah sakit lain, yakni RSUD Abepura.

Di RSUD Abepura, ruangan operasi ternyata sedang direnovasi dan tidak bisa menerima pasien gawat darurat.

Rumah sakit terakhir adalah RS Bhayangkara Jayapura dengan masalah yang dihadapi adalah ruang BPJS Kelas III penuh dan tersedia ruang VIP, tetapi keluarga harus membayar uang muka Rp4 juta.

Irene kemudian meninggal dunia saat di perjalanan menuju RSUD Jayapura pada 19 November 2025.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X