Prabowo Ultimatum Menteri hingga Birokrat: Sebut Stop Main Anggaran, Negara Butuh Setiap Rupiah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 21:53 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Dok. Kantor Staf Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Dok. Kantor Staf Presiden)

JURNALMETROPOLITAN.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memperketat pengawasan anggaran dan memberantas praktik korupsi, terutama mark up yang dilakukan oknum birokrat maupun pejabat.

Pernyataan tegas itu disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta pada Jumat, 28 November 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka meminta dukungan publik untuk ikut mengawal pemberantasan korupsi.

Kepala negara RI itu menekankan bahwa upaya membersihkan praktik manipulasi anggaran tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Prabowo di Bawah Kendali Jokowi, Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan: Itu Merendahkan Presiden

“Masalahnya adalah, saya mohon dukungan saudara-saudara, kita harus memberantas korupsi dari Indonesia ini,” ujar Prabowo.

Soroti Mark Up Anggaran yang Masih Terjadi

Presiden kemudian menyinggung langsung maraknya praktik mark up di berbagai instansi.

Mantan Menteri Pertahanan itu memberi peringatan keras kepada para birokrat dan pejabat yang masih berani mempermainkan anggaran negara.

Prabowo juga menegaskan bahwa mengetahui berbagai modus yang dilakukan di lapangan.

Baca Juga: Prabowo Sentil Orang Tua Soal Siswa Nakal hingga Cerita Kepala Sekolah Berhentikan Anak Jenderal yang Banting Pintu

“Anggaran dirong-rong, mark-up di mana-mana. Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu,” kata Prabowo.

“Saya kasih peringatan ya, para birokrat, kalau masih ngotot mau mempermainkan anggaran, mengira bahwa kita bodoh, mark up di mana-mana.”

Menurutnya, praktik manipulasi anggaran dilakukan dengan sangat ekstrem, bahkan mencapai ratusan kali lipat dari harga sebenarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X