Prabowo Ultimatum Menteri hingga Birokrat: Sebut Stop Main Anggaran, Negara Butuh Setiap Rupiah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 21:53 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Dok. Kantor Staf Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Dok. Kantor Staf Presiden)

Presiden ke-8 RI itu memberi contoh bahwa barang dengan harga asli Rp1 juta bisa dinaikkan berpuluh kali lipat melalui permainan oknum tertentu.

“Barang harganya Rp1 juta, dinaikin 150 kali. Jangan kira saya tidak tahu,” tegasnya.

Baca Juga: Setelah Syuriyah Berhentikan Gus Yahya, Kini Tanfidziyah Copot Gus Ipul dari Posisi Sekjen PBNU

Tekankan Pentingnya Setiap Rupiah untuk Kepentingan Publik

Prabowo menegaskan bahwa negara membutuhkan efisiensi anggaran, terutama karena dana publik harus dialokasikan sepenuhnya untuk sektor yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat, seperti pendidikan dan kesejahteraan guru.

Ia mengingatkan bahwa korupsi menyebabkan negara kehilangan kesempatan untuk meningkatkan fasilitas sekolah hingga memperbaiki kualitas layanan pendidikan.

“Kita butuh setiap Rupiah untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan guru-guru, perbaikan sekolah,” tutur Prabowo.

Di akhir pidatonya, Presiden kembali mempertegas sikap antikorupsi pemerintah dengan pesan langsung yang tertuju kepada seluruh penyelenggara negara.

“Jangan mencuri uang rakyat!” tegasnya.

Penegasan Politik Anggaran Pemerintahan Prabowo

Pernyataan Presiden Prabowo kali ini menambah daftar pesan keras yang sebelumnya juga pernah ia sampaikan terkait reformasi tata kelola anggaran.

Pidato ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah berencana meningkatkan penegakan hukum dan sistem pengawasan.

Prabowo menutup pidatonya dengan kembali menekankan tujuan utama pemerintah, memastikan setiap alokasi anggaran benar-benar kembali kepada rakyat, bukan bocor ke tangan para pelaku korupsi.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X