Ira menungkapkan, betapa sulitnya ketika dirinya terjerat kasus.
Mantan Dirut ASDP itu lantas menyebut, saat itu seketika dirinya dijauhi oleh teman-temannya.
"Di saat kami dalam perkara seperti itu, banyak orang menghindar untuk, bahkan kami kontak. Wajar, karena takut," tutur Ira.
Di sisi lain, Ira mengaku terdapat pula orang di sekitarnya yang justru memberi simpati dan kepeduliannya meski eks Dirut ASDP itu dalam keadaan terpuruk.
"Tapi kata orang, justru teman itu ada ketika kita dalam keadaan yang terpuruk," imbuhnya.
Ungkapan Terima Kasih ke Prabowo
Sehari sebelumnya, Ira resmi bebas dari Rutan KPK setelah mendapat rehabilitasi dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Setelah bebas, eks Dirut ASDP itu mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, yang memberinya rehabilitasi.
"Kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya ke Bapak Presiden Prabowo Subianto," ungkap Ira usai ke luar dari Rutan KPK, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025.
"(Prabowo) yang telah berkenan menggunakan hak istimewanya, dengan rehabilitasi bagi perkara kami," tambahnya.(*)
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Korupsi RSUD Kolaka Timur: KPK Tahan Tersangka Baru dan Beberkan Aliran Uang Rp3,3 Miliar
Sudah Melalui Kajian dan Telaah Pakar Hukum, Mensesneg Prasetyo Hadi Ungkap Hak Rehabilitasi Presiden Prabowo untuk Eks Dirut ASDP
Rehabilitasi Eks Dirut ASDP: KPK Tegaskan Penanganan Kasus Ira Puspadewi Sudah di Luar Kewenangannya