Akses Darat Sulit Ditembus, Kepala BNPB Ungkap 50 Tentara Jalan Kaki ke Daerah Terisolir di Tapanuli Utara-Sibolga untuk Distribusi Logistik

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 22:53 WIB
Kepala BNPB Suharyanto memimpin konferensi pers penanganan bencana yang melanca tiga provinsi Pulau Sumatera, Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (28/11). (Foto: Facebook)
Kepala BNPB Suharyanto memimpin konferensi pers penanganan bencana yang melanca tiga provinsi Pulau Sumatera, Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (28/11). (Foto: Facebook)

JURNALMETROPOLITAN.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut akses di sebagian Tapanuli Utara, Sibolga, dan Tapanuli Tengah masih sulit untuk ditembus.

Oleh karena itu, distribusi bantuan logistik untuk warga terdampak banjir dan longsor di 3 wilayah tersebut masih belum optimal.

“Memang kondisi ini belum baik, tapi dibandingkan dengan 2 hari lalu, dengan kemarin, saya yakin ada kemajuan yang cukup signifikan,” kata Suharyanto dalam konferensi pers pada Sabtu sore, 29 November 2025.

Upaya Buka Akses Tapanuli Utara ke Sibolga dengan Jalan Kaki

Suharyanto mengungkapkan bahwa sejak hari pertama kejadian sampai saat ini, satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) masih berusaha untuk menembus akses yang putus di Tapanuli Utara ke Sibolga sebagai wilayah terparah.

“Mudah-mudahan dalam 3 sampai 4 hari ke depan bisa tembus, karena panjang sekali longsorannya,” ucap Suharyanto. 

Baca Juga: Viral Video Penjarahan Minimarket di Tapanuli Tengah dan Sibolga, Kepala BNPB Ungkap Timnya Sempat Alami Kejadian Serupa

“Tadi Bapak Gubernur, Pangdam, Kapolda meninjau dari atas. Begitu rapat koordinasi, sudah nggak bisa lagi ditembus,” jelasnya.

Dalam area tersebut, menurut Suharyanto ada masyarakat yang terjebak dan menunggu bantuan sehingga diputuskan akan mengirim sejumlah tentara untuk memberi bantuan dengan berjalan kaki.

“Mereka sudah berjam-jam, berhari-hari, mungkin ada yang lebih dari sehari dan membutuhkan logistik air minum. Nah, kami membentuk satgas gabungan lewat darat dengan tentara,” ucapnya.

“Besok pagi bergerak, 50 orang menggunakan ransel isinya air, beras, makanan untuk masuk ke situ, melayani para pejalan yang terjebak di situ,” lanjutnya.

Kirim Bantuan Lewat Jalur Udara

Kata Suharyanto, Panglima Kodam Bukit Barisan akan menggunakan satu helikopter besar untuk memberikan bantuan lewat udara .

Baca Juga: Kini Bebas karena Mendapat Rehabilitasi Presiden, Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Bagikan Cerita Perjalanan Spiritualnya di Tahanan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X