pendidikan

Semangat Guru Sekolah Alam Bantar Gebang, KBPA Gelar Baksos Bagikan 500 Kg Beras Dan Alat Tulis

Minggu, 8 Desember 2024 | 10:45 WIB
Semangat Guru Sekolah Alam Bantar Gebang, KBPA Gelar Baksos Bagikan 500 Kg Beras Dan Alat Tulis (RuangHarian.com)

Baca Juga: BREAKING NEWS! Sembari Tahan Tangis, Miftah Maulana Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Untuk menambah kehangatan dalam pertemuan tim baksos dan anak-anak sekolah disuguhkan juga 150 buah nasi kotak untuk para murid dan santri.

Selain pemberian bantuan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan marawis dan sholawat oleh murid-murid sekolah dan santri pondok tahfiz.

Kepala Sekolah, Hamsyiati Fafieyana, menyampaikan terima kasih atas kepedulian KBPA melalui kegiatan baksos dan perhatiannya kepada Sekolah Alam Tunas Mulia.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga semangat berbagi ini terus terjaga," kata Hamsyiati.

Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Full Senyum Usai Kandaskan Kamboja di Final AFF 2024, Intip Sederet Rekor yang Ciptakan Sejarah Baru

Dia menjelaskan pengajarnya volunter semua dari ibu-ibu sekitar daerah sana yang mempunyai kepedulian sosial dan mereka memberikan waktunya dan tidak diberikan gaji.

"Banyak ibu-ibu mengabdikan dirinya untuk kegiatan-kegiatan sosial. Dengan jumlah muridnya, untuk sekolah Paud sebanyak 75 anak, siswa SD kelas 1 sampai kelas 3 ada 75 siswa, untuk kelas 4 sampai kelas 6 ada 45 anak," tutur dia.

Sementara kata Hamsyiati untuk siswa SMP ada 22 anak, sedangkan santri di Pondok tahfiz ada 60 anak yang terdiri dari kaum dhuafa dan anak-anak pemulung disekitar lingkungan.

"Buat anak SMK dengan biaya dari sekolah tersebut, sebanyak ada 8 orang," tutur dia.

Baca Juga: Pj Wali Kota Bogor Tinjau Tiga Titik Rawan Banjir di Dua Kecamatan

Pihaknya juga memberikan donasi atau bea siswa bagi lulusan SMU atau SMK yang berprestasi, apabila hendak meneruskan kuliah.

"Salah satu keluaran siswa didik dari sekolah alam ini, sudah ada lulusan sarjana psikologi, dari alumni sekolah ini dan kembali ketempat ini untuk mengabdikan ilmunya," ungkap dia.

Pelayanan dalam kegiatan sehari-hari sekolah ini berasal dari para donatur baik perorangan dan swasta maupun instansi-instansi secara tidak tetap.

Dilingkungan sekolah ini juga sudah dilengkapi berbagai kegiatan keagamaan seperti musholla atau mesjid kecil dari sumbangan dari salah satu donatur di komplek itu. 

Halaman:

Tags

Terkini