pendidikan

Cerita Siswi SRMP 19 Kupang yang Mengaku Sebelumnya Hidup Penuh Keterbatasan, Kini Lebih Terang dan Penuh Harapan

Rabu, 28 Januari 2026 | 08:51 WIB
Sekjen Kemensos Robben Rico membagikan cerita saat menjemput siswa Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah. (Dok. Promedia)

"Dan melahirkan 'pemungkin-pemungkin' baru, mereka yang tidak harus sama dengan nasib orang tuannya," tambah Rico.

Berkaca dari hal itu, Rico mengungkapkan kisah salah satu siswi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Efata Kupang, NTT, bernama Sofia Rorista Angel.

Ungkapan dari Siswi SRMP 19 Kupang

Pada kesempatan yang sama, Rico memperlihatkan cuplikan video yang memperlihatkan Sofia sebagai salah satu siswi SRMP 19 Efata Kupang.

Dalam video itu, Sofia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo tentang keberadaan sekolah rakyat di wilayahnya.

Sofia menilai, kehadiran sekolah rakyat tersebut telah mengubah hidupnya yang sebelumnya penuh keterbatasan menjadi lebih terang dan penuh harapan.

Baca Juga: Arah Penyelesaian Belum Terang, Guru Honorer Asal Muaro Jambi Mengadu ke DPR usai Dirinya Jadi Tersangka Gegara Razia Rambut Siswa

“Terimakasih Bapak Presiden, sudah perhatikan kami anak-anak terpinggir dari Timur," ungkap Sofia.

"Saya tahu Bapak sibuk urus negara tapi masih sempat urus kami untuk sekolah. Bagi saya, Bapak seperti orang tua yang sudah angkat saya dari tempat yang gelap dan taruh saya di tempat yang terang," sambungnya.

Terkait hal itu, Rico meyakini hasil dari pembangunan sekolah rakyat akan melalui proses yang panjang.

Kendati demikian, Sekjen Kemensos itu memastikan sekolah rakyat dapat menjadi wadah bagi anak-anak yang kurang mampu agar bisa mandiri di masa mendatang.

"Saya bersyukur, Pak Presiden berfokus pada hulunya, bukan pada hilirnya," terang Rico.

"Memang sangat butuh waktu untuk kita bisa melihat hasilnya, tapi saya yakin dan percaya, anak-anak ini akan menjadi orang-orang yang lebih baik," tandasnya.(*)

Halaman:

Tags

Terkini