Lebih lanjut, driver ojol tersebut tetap mengaku tak bersalah dan disebut berbalik menyebut wanita tersebut sedang mencoba untuk memerasnya.
“Beliau juga dari awal bertingkah seolah-olah kalau beliau tidak bersalah dan menuduh aku hendak melakukan pemerasan kepada beliau,” terangnya.
“Sedangkan dari awal, saya pun hanya diam sembari menunggu pihak security mall datang untuk membantu saya,” imbuhnya.
Terungkap Foto dan Video Dikirim ke Grup WA
Setelah HP diminta, rupanya video korban yang direkam oleh driver tersebut sempat dikirim ke salah satu grup WhatsApp.
“Terus kenapa itu dikirim-dikirim? Kalau nggak ketahuan, emang bapak bisa minta maaf?” ujar korban lagi.
Menurut informasi dalam utas yang sudah tayang lebih dari 1,7 juta kali itu, terungkap bahwa grup tersebut juga banyak terdapat medi foto dan video yang tak senonoh.
“Di grup Grab tersebut juga banyak sekali foto dan video porno yang melibatkan banyak perempuan,” sambungnya.
Respons Pihak Grab, Sebut Tak Ada Toleransi pada Pelecehan
Menyambung dari utas sebelumnya, korban membeberkan bahwa pihak Grab telah menghubungi dirinya setelah utasnya viral.
“Pihak Gran juga Alhamdulillah sudah menghubungi aku secara pribadi dan akan segera diproses. Semoga permasalah yang terjadi di antara aku dan yang bersangkutan bisa ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Pihak Grab juga memberikan pernyataan bahwa kini tengah menindaklanjuti dan menegaskan tidak mentolerir bentuk pelecehan apapun.
“Laporan tersebut sudah dalam tindak lanjut tim kami. Fokus kami saat ini adalah untuk terus berkoordinasi dengan pelapor guna mendapatkan informasi lebih detail dan memastikan penanganan yang terbaik,” ungkap pihak Grab.
Artikel Terkait
Menilik Persoalan Dugaan Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak yang Buat Korban Alami Patah Hidung
Oknum Driver Ojol Diduga Intimidasi Pesepeda yang Sudah Berada di Jalur Khusus, Polres Jakpus Sebut Bakal Lakukan Tindak Lanjut
Cerita Haru Warga Diantar Ojek Online di Momen Lebaran 2026, Pengemudi Sesama Ojol: Makasih Kak, Bahagianya Sampai Sini