Taman Lumut Terbesar di Indonesia Direvitalisasi, Ini Wajah Baru Kebun Raya Cibodas di Usia 174 Tahun

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 14 April 2026 | 07:30 WIB
Taman Lumut Terbesar di Indonesia Direvitalisasi, Ini Wajah Baru Kebun Raya Cibodas di Usia 174 Tahun (dims / jurnalmetropolitan.com)
Taman Lumut Terbesar di Indonesia Direvitalisasi, Ini Wajah Baru Kebun Raya Cibodas di Usia 174 Tahun (dims / jurnalmetropolitan.com)

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto mengatakan revitalisasi Taman Lumut ini merupakan jawaban untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang berbasis alam.

“Melalui revitalisasi ini, KRC menegaskan komitmennya dalam pengembangan fasilitas edukasi yang interaktif, ilmiah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat konservasi tumbuhan di Indonesia,” ujar dalam perayaan HUT Kebun Raya Cibodas ke 174, Senin (13/4/2026).

Penanaman pohon


Selain peresmian kembali Taman Lumut, dalam rangka HUT ke-174 KRC, juga dilakukan penanaman pohon Castanopsis argentea dan Castanopsis tungurrut. Castanopsis argentea merupakan pohon yang termasuk kedalam suku Fagaceae, tumbuhan spesies asli hutan Indonesia ini menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature) masuk dalam daftar kategori genting atau terancam punah (Endangered).

Baca Juga: Kebun Raya Bakal Unjuk Gigi Dalam Ajang Pameran Tanaman Internasional FLOII 2023

Tanaman ini dikenal juga dengan sebutan “rambutan hutan” karena bentuk buahnya yang menyerupai rambutan. Pohon ini dikenal dengan nama lokal “Saninten”, secara umum tumbuh dan menyebar di wilayah Sumatra dan Jawa.

Bibit koleksi ini, berasal dari hasil perbanyakan melalui biji dari tanaman koleksi yang berada di Vak V A dengan no koleksi 40. Di kebun Raya Cibodas koleksi Castanopsis argentea ada sekitar 40 specimen yang tersebar di kebun.

Di balik keindahannya, Castanopsis argentea memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Akar-akarnya membantu menahan tanah di daerah perbukitan, mencegah erosi, sementara tajuknya menjadi rumah bagi burung dan serangga.

Bagi manusia, biji saninten biasanya diolah secara sederhana dengan cara perebusan, pemanggangan atau disangrai untuk dijadikan hidangan cemilan mahal karena memiliki cita rasa yang unik, wangi serta rasa manis gurih dan empuk.

Baca Juga: Ada Pameran Tumbuhan Platycerium Ratusan Juta di Kebun Raya Bogor, Catat Waktunya!!

Sedangkan, Castanopsis tungurrut merupakan salah satu tumbuhan endemik Indonesia yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan yang tumbuh pada ketinggian 1.000- 2000mdpl. Pohon langka dari famili Fagaceae ini keberadaanya telah mengalami penurunan populasi dan terancam punah (EN), dikenal dengan nama daerah Tunggeureuk (Sunda).

Spesies ini berkerabat dekat dengan Castanopsis argentea (Saninten) dan merupakan bagian penting dari ekosistem hutan dataran tinggi.

Bibit koleksi yang akan ditanam ini, berasal dari hasil eksplorasi dari Resort Goalpara Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada tahun 2023. Jumlah koleksi tanaman Castanopsis tungurrut di Kebun Raya Cibodas sampai saat ini terdapat 15 specimen.

Beragam aktivitas menarik


KRC merupakan kawasan konservasi tumbuhan yang berperan penting dalam pelestarian
keanekaragaman hayati, penelitian dan edukasi lingkungan sejak didirikan pada tahun 1852. Hingga kini, KRC terus berkomitmen menghadapi tantangan lingkungan global seperti perubahan iklim dan degradasi ekosistem.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X