Menkeu Purbaya dan Jalan Koboi Menuju Target Sumitronomics: Dilema Ambisi Pertumbuhan dengan Risiko Gejolak Pasar Global

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 30 September 2025 | 22:00 WIB
Menkeu Purbaya dan Jalan Koboi Menuju Target Sumitronomics: Dilema Ambisi Pertumbuhan dengan Risiko Gejolak Pasar Global
Menkeu Purbaya dan Jalan Koboi Menuju Target Sumitronomics: Dilema Ambisi Pertumbuhan dengan Risiko Gejolak Pasar Global

Antara Sumitronomics dan APBN

Purbaya lalu memosisikan APBN sebagai katalis untuk memperkuat sektor swasta. Fokusnya pada sektor bernilai tambah tinggi seperti pertanian, manufaktur, industri padat karya, dan pariwisata.

Sektor-sektor ini dianggap mampu menciptakan lapangan kerja besar sekaligus mendorong ketahanan ekonomi.

Selain itu, Menkeu Purbaya memastikan pemerintah ingin mengoptimalkan Danantara sebagai kendaraan investasi strategis agar Indonesia lebih kuat di rantai pasok global.

Baca Juga: Mahfud MD Bersedia Bergabung dengan Komite Reformasi Polri, Istana Sambut Positif

"Danantara diperkuat perannya untuk akselerasi investasi di sektor-sektor produktif dan bernilai tambah tinggi dan memperkuat posisi Indonesia di global value chain," ungkapnya.

Jalan Koboi Purbaya: Likuiditas dan Deregulasi

Kebijakan Purbaya disebut “koboi” karena berani mengambil langkah tak lazim. Salah satunya dengan mengalihkan Rp200 triliun dana pemerintah dari Bank Indonesia ke bank himpunan milik negara (Himbara).

Tujuannya sederhana, yakni memperbesar likuiditas agar kredit usaha meningkat, konsumsi naik, dan investasi berjalan.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga menyiapkan deregulasi untuk mempercepat izin usaha dan membentuk satgas khusus guna memantau proyek strategis.

Dengan cara ini, Purbaya berharap hambatan birokrasi bisa dipangkas dan iklim investasi lebih kondusif.

"Saat ini akan dibentuk satgas percepatan program strategis pemerintah yang akan monitor evaluasi dan melakukan debottlenecking koordinasi lintas sektor," tegas sang Menkeu baru RI.

Baca Juga: Pertaruhan Pajak Digital Milik DJP: dari Temuan Celah Sistem Error Coretax hingga Janji Rampung di Tangan Menkeu Purbaya

DPR: Gaya Koboi Purbaya Longgarkan Ketatnya Pasar

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah menyebut gaya koboi Purbaya justru bisa melonggarkan pengetatan pasar keuangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X