Gubernur Anies : Lewat Tarif Integrasi Transportasi JakLingko, Warga Tak Perlu Koleksi Banyak Kartu

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Senin, 10 Oktober 2022 | 14:12 WIB
Jak Lingko (Jak Lingko)
Jak Lingko (Jak Lingko)

JURNAL METROPOLITAN - Kini warga DKI Jakarta tidak perlu mengoleksi berbagai jenis kartu untik melakukan pembayaran di berbagai moda transportasi.

Pasalnya melalui Tarif Integrasi Transportasi JakLingko, warga dapat memilih menggunakan Kartu Uang Elektronik atau aplikasi JakLingko.

"Alhamdulillah, melalui Tarif Integrasi Transportasi JakLingko, kini warga Jakarta lebih mudah dalam melakukan pembayaran di berbagai moda transportasi publik," tulis Anies Baswedan di Instagramnya, dikutip Senin (10/10).

Baca Juga: Presiden Lantik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Jadi Kepala LKPP

Menurut Anies Baswedan, warga dapat memilih menggunakan Kartu Uang Elektronik atau aplikasi JakLingko untuk bertransaksi di seluruh moda.

"Jadi tidak perlu lagi koleksi berbagai jenis kartu yang berbeda untuk masing-masing moda," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies menerangkan ini merupakan perjalanan panjang untuk menerjemahkan satu kata, yakni Integrasi. Ini adalah ikhtiar panjang yang melibatkan begitu banyak orang. Bukan hanya dari penyiapan infrastuktur fisik, tetapi juga pengelolaannya dan sistem pembayarannya.

Baca Juga: Cerita Anies Baswedan Tentang Kampung Gembira Gembrong

Skema tarif integrasi JakLingko berlaku dengan ketentuan tarif dasar Rp.2.500 yang dikenakan pada awal perjalanan, dan tarif jarak Rp.250/km yang dikenakan berdasarkan jarak tempuh perjalanan.

Bila total tarif dari suatu perjalanan melampaui Rp.10.000 maka pengguna hanya akan dikenakan tarif maksimal Rp.10.000. Sebagai ilustrasi, misalnya, dari Jagakarsa sampai Kelapa Gading, naik ojek lebih dari Rp.80 ribu, naik mobil biayanya lebih dari Rp.130 ribu.

Bayangkan besarnya biaya transportasi yang harus dikeluarkan setiap bulannya oleh warga Jakarta. Pakai Jaklingko hanya Rp.10 ribu. Keluarga-keluarga di Jakarta bisa lebih hemat biaya.

"Pemprov DKI Jakarta ingin warganya merasakan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau, baik harga maupun jaraknya. Dan ketika itu dikerjakan maka akan membuat kota Jakarta makin kompetitif secara global," ungkapnya.

Jakarta akan menjadi kota global yang mengandalkan transportasi umum yang masif, maju dan membuat seluruh kegiatan mobilitas penduduk terfasilitasi.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X