SMK Model PGRI 1 Mejayan Deklarasikan Tagline Go Internasional

photo author
Mulya Achdami, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 18 Januari 2023 | 06:00 WIB
Siswa SMK Model PGRI 1 Mejayan-Madiun, Jawa Timur yang bekerja di sejumlah  (Dok. SMK Model PGRI 1 Mejayan-Madiun)
Siswa SMK Model PGRI 1 Mejayan-Madiun, Jawa Timur yang bekerja di sejumlah (Dok. SMK Model PGRI 1 Mejayan-Madiun)

JURNAL METROPOLITAN - SMK Model PGRI 1 Mejayan beberapa tahun ini mengirimkan ratusan lulusan dan siswa klas II untuk mengikuti magang kerja di sejumlah perusahaan multinasional di Jepang.

"Karena itu, SMK Model PGRI 1 mendeklarasikan tagline Go International. Sebab, tidak saja berani menjamin lulusan dan siswa klas II bisa diberangkatkan ke Jepang, baik untuk magang maupun bekerja di negeri Sakura tersebut," jelas Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan Drs. Sampun Hadam, MM kepada Jurnal Metropolitan, Selasa (17/1/2023).

Selain itu, lanjut Sampun, SMK Model yang dipimpinnya bukan hanya mengirimkan siswa dan lulusannya ke Jepang atau negara lain, tapi juga mengirim/ekspor produk ke luar negeri.

Baca Juga: SMK Model PGRI 1 Mejayan Ikut Produksi Gerbong Kereta PT INKA

Menurut dia, tahun ajaran baru 2022/2023 ini SMK Model PGRI 1 Mejayan memberangkatkan 33 siswa dan lulusan yang siap mengikuti program magang dan bekerja. Sebelumnya, pada tahun 2021/2022 SMK Model PGRI 1 Mejayang juga memberangkatkan 71 lulusan ke Jepang untuk bekerja disejumlah perusahaan di Jepang.

Sampun juga menjelaskan, selain mengirimkan lulusan dan siswa klas XII magang dan bekerja di Jepang, ada 24 alumninya diterima di Politeknik Negeri Madiun (PNM) melalui jalur D2 fast track.

"Ini membuktikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMK Model PGRI 1 Mejayan berjalan sesuai dengan kurikulum atau kebutuhan pasar dunia kerja. Artinya, lulusan kami memiliki tidak hanya skill yang kompeten atau hard skills, tapi juga soft skills yang mumpuni," tegas Sampun.

Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan menyebutkan semua itu bisa terwujud tidak semudah membalik telapak tangan, tapi perjuangan selama ini. Misalnya, memuat jejaring atau mitra dengan perusahaan yang bisa mendukung KBM SMK Model.

Apabila kolaborasi antara Industri dan SMK Model berjalan dengan baik maka Visi SMK Model akan tercapai dengan mudah. Itulah mengapa SMK menjadi bagian dari penggerak ekonomi nasional karena melalui SMK yang memiliki teaching factory (Tefa) sebagai potensi untuk memproduksi, mengembangkan, dan memasarkan produk melalui digital marketing yang saat ini sedang booming.

Baca Juga: Lulusan SMK, S1 Peternakan atau Kedokteran Hewan Bisa Ajukan Lamaran Kerja di Sini

Saat ini SMK Model telah bermitra dengan UMKM sebagai upaya sinergi dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Dengan begitu, kolaborasi SMK Model dan PT. IMS sebagai penggerak ekonomi dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Visi SMK Model PGRI 1 Mejayan yaitu menyiapkan SDM unggul, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, dan ikut serta memulihkan ekonomi nasional. Dalam menyiapkan SDM unggul, SMK Model menyiapkan konsep “Integrasi Antara Literasi, Skill Passport, dan Lifeskill Education”.

"Kita sudah siapkan mulai sebelum masuk SMK Model. Pada kelas X, XI, dan XII sudah dilakukan tes bahasa Jepang, fisik, medical chek up, dan administrasi serta pendalaman bahasa dan budaya Jepang," ujar Sampun.

Semua siswa kelas X SMK Model PGRI 1 Mejayan sudah diberikan mata diklat bahasa Jepang. "Yang lebih menariknya lagi mereka diajarkan oleh kakak kelas XII sebelum berangkat ke Jepang dengan didampingi alumni SMK Model yang sudah berhasil magang ke Jepang," kata Sampun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mulya Achdami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X