JURNAL METROPOLITAN - Profesor Dr Hj Andi Rasdiyanah Amir, merupakan wanita pertama yang diangkat jadi rektor perguruan tinggi untuk wilayah Indonesia Timur.
"Saya mengenal beliau ketika masih menjabat Dekan Fakultas Tarbiyah, salah satu fakultas di IAIN Alauddin Kota Makassar Sulsel," kata salah seorang alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN), kini Universitas Islam Negeri (UIN).
Profesor Rasdiyanah kemudian berikutnya menjadi rektor di kampus yang sama. Beliau termasuk rektor wanita pertama di Indonesia Timur. Wanita bersahaja ini kelahiran Kabupaten Bulukumba, daerah pembuat Pinisi, perahu khas Sulsel.
Baca Juga: Pengarang YPTD Adakan Kunjungan dan Serahkan Buku ke Perpustakaan Nasional
Saat itu Rektor IAIN Alauddin adalah Abdurrahman Shihab, ayah dari Prof Quraisy Shihab, kakek Najwa Shihab. Sementara Dekan Fakultas Syariah Prof KH Sanusi Baco.
Di Fakuktas Syar'iah ketika itu, antara lain ada Prof Nazaruddin Umar (mantan Wakil Menteri Agama, kini Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta) dan Idrus Marham, mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar.
Dosen, Rektor, Pejabat yang Nyeni
Selain dosen, Profesor Rasdiyanah juga adalah seniman dan budayawan Muslimah. Salah satu karyanya, puitisasi terjemahan Al-Qur'an. Puitisasi ini pernah di perlombakan di setiap acara Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ).
Baca Juga: KPK Cium Ada Aroma Korupsi Kasus Tanah Pulogebang, Ruangan Taufik di DPRD DKI Digeledah
Salah satu peserta lomba puitisasi di MTQ adalah Muchtar Tanete, mahasiswa Prof Rasdiyanah. "Yang paling berkesan, saya pernah membacakan salah satu karya beliau, ketika itu masih bergelar Dra Rasdiyanah Amir," kata Muchtar.
Muchtar pula yang mengajar dan melatih yuniornya di IAIN Alauddin bagaimana cara membaca puisi dalam bentuk puitisasi terjemahan Al-Qur'an.
"Alhamdulillah, di MTQ tingkat Kecamatan se Kotamadya Ujungpandang (sekarang Makassar). saya juara dengan bimbingan cara baca puisi yang baik oleh senior saya Muchtar Tanete, ketika itu kuliah di Fak Ushuluddin," kata yunior Muchtar.
Baca Juga: Kisruh TPU Sudiang, Pemilik Lahan Tagih Janji Ganti Rugi ke Pemkot Makassar
"Dari puisi Ibu Rasdiyanah pula, yang mengantarkan saya mewakili Kota Ujungpandang ke MTQ tingkat Sulsel di Palopo, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan," kata si yunior ini.
Artikel Terkait
Wisata Alam Pangalengan, Pojok Kabupaten Bandung yang Berkilau
Kesulitan Bayar UKT, Mahasiswa Jual Aset, Berhutang hingga Ajukan Cuti
Transformasi Kuwait Menuju Peradaban Kota Modern yang Terintegrasi
Keren, aespa Bakal Ikuti Festival Musik Tahunan Terbesar di Amerika
Spesial, IVE Segera Rilis Single Kedua Berbahasa Jepang Tahun Ini
Jelang Imlek KAI Beri Promo New Year Deals, Naik Kereta Api Cukup Bayar Rp 100 Ribu-Segera Pesan di KAI Access
Naik 38 Kereta Api Ini Cukup Bayar Rp 100 Ribu, Manfaatkan Promo New Year Deals KAI
Kurang Minum Air Putih Jadi Penyebab Tiga Masalah Kesehatan
Polisi Pelajari Laporan Artis Baim Wong Soal Dugaan Pencatutan Namanya Dalam Dugaan Penipuan Giveaway
Laskar Sambernyawa Siap Taklukkan Macan Kemayoran