Dari Kelas untuk Masa Depan, Mahasiswa KKN FISIP Unida Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pohon literasi

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 00:11 WIB
Dari Kelas untuk Masa Depan, Mahasiswa KKN FISIP Unida Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pohon literasi (dims / jurnalmetropolitan.com)
Dari Kelas untuk Masa Depan, Mahasiswa KKN FISIP Unida Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pohon literasi (dims / jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda melaksanakan program Pohon Literasi di SDN Gadog 03, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Senin (11/8/2025).

Program ini bertujuan menumbuhkan minat baca siswa melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dengan menghadirkan fasilitas literasi yang kreatif dan interaktif di belakang kelas.

Fasilitas yang disediakan meliputi kursi, karpet, rak buku tambahan, serta hiasan tematik. Salah satu yang paling ikonik adalah pohon besar yang berfungsi sebagai media pencatatan buku yang telah dibaca siswa. Setiap siswa yang selesai membaca buku dapat menempelkan hiasan berisi nama dan judul buku pada pohon tersebut, sehingga perkembangan jumlah bacaan setiap anak dapat terlihat jelas.

Baca Juga: Bikin Ruang Keluarga Makin Terasa Hangat, Ini Rekomendasi Reed Diffuser Beraroma Woody dan Rempah

Pada acara peresmian, mahasiswa KKN juga mengadakan kuis ringan berdasarkan cerita dari buku-buku yang tersedia. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa, yang tampak bersemangat menjawab pertanyaan.

Fadhila Achmad Taqqiyaa, selaku penanggung jawab program, menjelaskan bahwa pohon literasi diharapkan dapat menjadi sarana pembiasaan membaca jangka panjang.


“Melalui pohon literasi, kami ingin anak-anak terbiasa membaca dengan cara yang menyenangkan. Setiap buku yang mereka baca akan tercatat di pohon ini, sehingga mereka bisa melihat sendiri perkembangan bacaan mereka. Harapannya, setelah program KKN selesai, sekolah dapat terus merawat dan mengembangkan fasilitas ini,” ujar Fadhila.

Baca Juga: Deretan Mobil Listrik Termurah 2025, Mulai Rp184 Juta Sudah Bisa Dibawa Pulang

Antusiasme juga ditunjukkan oleh para siswa. Asila, siswi kelas 3 SDN Gadog 03, mengaku senang dengan adanya pohon literasi.
“Aku suka baca buku cerita hewan, terus aku tempel daunnya di pohon. Jadi kelihatan aku udah baca banyak buku,” ucap Asila.

Program Pohon Literasi ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa KKN FISIP Universitas Djuanda dalam mendukung peningkatan minat baca anak-anak.

Keberlanjutan program ini nantinya sangat bergantung pada keterlibatan aktif guru dan siswa untuk menjaga serta memperbarui isi pohon literasi secara rutin, sehingga tujuan awal meningkatkan budaya literasi di sekolah dapat terus terjaga.(*) 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X