pendidikan

Tim Teknik Fisika UGM Juarai Lomba Karya Ilmiah Pertanian

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 07:30 WIB
Agrocompetition 2022

JURNAL METROPOLITAN - Karya berjudul Pengembangan TABUR-21 Sebagai Sistem Teknologi Pertanian Presisi dan Berkelanjutan Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Sebagai Upaya Mewujudkan SDGs berhasil meraih juara 1.

Karya tulis ilmiah itu menjadi pemenang dalam Agrocompetition 2022 yang diselenggarakan IPB pada 1 Agustus-12 September 2022.

Karya tulis ilmiah yang merupakan kerjama sama dari Wahyu Tri Wicaksono (Teknik Fisika 2020) dan Farah Octaviani (Teknik Fisika 2020) dengan bimbingan dari Ari Bimo Prakoso, ST, PhD.

Baca Juga: Si-Moli 55 Kebanggaan Warga Jakarta, Ramaikan Penggunaan Listrik pada Motor Roda Dua

Mereka merupakan Tim mahasiswa Teknik Fisika UGM yang memenangi karya tulis ilmiah dalam ajang kompetisi yang mempertandingkan cabang lomba Karya Tulis Ilmiah.

Tidak hanya lomba karya ilmiah juga ada lomba Poster dan Infografis yang terbagi menjadi 4 Sub-tema yaitu, Ekonomi, Teknologi, Pendidikan, dan Industri. Kompetisi ini diikuti lebih dari 250 tim dari 15 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Menurut Wahyu dalam karya tulis tersebut menyoroti persoalan penurunan produktivitas dan kurangnya implementasi teknologi pada sektor pertanian di Indonesia.

Sementara itu, ketahanan pangan menjadi hal yang penting bagi seluruh masyarakat Indonesia sesuai yang tercantum dengan UU No.18/2012 tentang pangan. Dalam PDB, sektor pertanian khususnya padi menyumbangkan 12,84% dalam rencana pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Baca Juga: Tahun 2025, Pemerintah Targetkan 2 Juta Motor Listrik di Indonesia

“Namun, sampai saat ini sektor tersebut masih memiliki beberapa permasalahan, baik dari sisi pengelolaan tanah maupun teknologi yang belum efektif dalam penerapannya,” tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, ia dan tim mengajukan gagasan penerapan teknologi pertanian bernama TABUR-21 yang menerapkan konsep pertanian presisi dan berkelanjutan sebagai solusi untuk permasalahan pertanian di Indonesia.

Dengan hadirnya TABUR-21 diharapkan dapat membantu petani meningkatkan nilai produktivitas melalui hasil rekomendasi perlakuan pada buku panduan. Selain itu juga menjadi sebuah teknologi yang terintegrasi dengan platform untuk meningkatkan daya guna pertanian.***

Tags

Terkini