pendidikan

Ketika Raja Ali Haji Menginspirasi Google

Minggu, 6 November 2022 | 12:00 WIB
Google Doodle hari ini menampilkan wajah seorang tokoh melayu yakni Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, Sabtu (05/11/2022). (Dok. Indoneside / Google Doodle)

JURNAL METROPOLITAN - Ada yang spesial dari Google Doodle Sabtu (5/11/2022) kemarin. Wajah Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad dengan wajah melayu terpampang di doodle hari itu. Siapa kah beliau?

Pria yang tampak sudah berumur dengan berpeci itu bernama Raja Ali Haji bin bin Raja Haji Ahmad. Raja Ali Haji bisa jadi nama asing bagi generasi milineal, namun sesungguhnya Raja Ali Haji merupakan nama kondang di zamannya.

Raja Ali Haji adalah seorang sastrawan besar asal tanah melayu. Raja Ali Haji merupakan orang berjasa terutama dalam hal peletak sejarah bahasa Indonesia.

Baca Juga: Catat Nomor Berikut Ini untuk Info Set Top Box Televisi Digital

Selain seorang sastrawan, Raja Ali Haji dikenal juga sebagai cendekiawan dan penulis asal Riau dan kepulauan, negeri lancang kuning melayu yang hidup pada abad 18.

Karya Raja Ali Haji yang paling melegenda adalah 'Gurindam Dua Belas'. Dalam karyanya itu Raja Ali Haji terdapat 12 gurindam. 'Gurindam Dua Belas' ini diketahui khalayak sekira tahun 1847. Karya Raja Ali Haji ini merupakan wujud pembaru aliran sastra pada zamannya.

Gurindam ini ditulis dan diselesaikan Raja Ali Haji di Pulau Penyengat pada tanggal 23 Rajab 1264 Hijriyah atau 1847 Masehi pada saat usianya 38 tahun.

Karya ini terdiri dari 12 Fasal dan dikategorikan sebagai Syi'r al-Irsyadi atau puisi didaktik, karena berisikan nasihat dan petunjuk menuju hidup yang diridhoi oleh Allah SWT.

Baca Juga: Konser Kedua Mulus, Kata-kata Jaehyun NCT 127 Bikin Meleleh

Selain itu terdapat pula pelajaran dasar Ilmu Tasawuf tentang mengenal "yang empat" : yaitu syari'at, tarekat, hakikat dan makrifat.

'Gurindam Dua Belas', diterbitkan pada tahun 1854 dalam Tijdschrft van het Bataviaasch Genootschap No. II, Batavia, dengan huruf Arab dan diterjemahkan dalam Bahasa Belanda oleh Elisa Netscher.

Karya lainnya yang bersejarah adalah buku 'Pedoman Bahasa' buku yang diwujudkan menjadi standar bahasa melayu. Buku ini dikenal sebagai pencatat pertama dasar-dasar atur bahasa Melayu.

Berikut beberapa gurindam karya Raja Ali Haji.

Baca Juga: WHO: Obat Sirop Berbahaya karena Gagal Penuhi Standar Kualifikasi

Halaman:

Tags

Terkini