Tanaman yang memiliki bentuk perbungaan menjulang tinggi dengan tongkol atau spadiks yang dikelilingi oleh seludang bunga (spatha) yang saat mekar berwarna merah hati ini termasuk tanaman asli Indonesia endemik Sumatera.
Tanaman ini selain memiliki aroma yang khas seperti bau bangkai, juga mempunyai perbungaan terbesar di dunia atau disebut sebagai the giant inflorescent in the world.
Tanaman ini memiliki masa berbunga empat tahun sekali dengan tiga fase pertumbuhan, yaitu fase vegetatif (berdaun), generatif (berbunga), dan fase dorman (istirahat). Saat tanaman ini berbunga, kita hanya bisa menikmatinya selama tiga hingga lima hari.
“Hal tersebutlah yang menarik perhatian masyarakat untuk melihatnya,” tambah Destri.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sate Maranggi di Bogor, Harga Bersahabat Bikin Perut Kenyang
Tanaman yang termasuk dalam kategori spesies terancam punah berdasarkan penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) tahun 2018 ini pun dilindungi keberadaannya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999.(*)
Artikel Terkait
Mekar Sempurna, Bunga Bangkai Setinggi 3 Meter Jadi Hadiah Terindah HUT 172 Kebun Raya Cibodas
Semarak HUT ke 3, Kepala BRIN Ajak Pengunjung Kebun Raya Bogor Untuk Mencintai Lingkungan
Kampanyekan Konservasi Alam Melalui Musik, Sunset di Kebun Raya Bogor Diserbu Ribuan Penonton