"Tahu-tahu kepala sekolahnya agak grogi karena yang diberhentikan itu anak jenderal," lanjut Prabowo.
Kepala Sekolah Diminta Tidak Takut pada Tekanan
Prabowo menceritakan bahwa kepala sekolah tersebut kemudian menghubunginya untuk meminta arahan.
Ia menegaskan agar pihak sekolah tidak ragu dalam menegakkan aturan, tidak peduli siapa pun orang tua murid yang bersangkutan.
"Kepala sekolahnya telepon saya. Saya bilang, 'Enggak usah ragu-ragu. Mana jenderal itu? Suruh menghadap saya'. Aku tunggu-tunggu enggak datang-datang juga itu," ujar Prabowo.
Melalui cerita tersebut, Prabowo ingin menunjukkan bahwa disiplin di sekolah harus ditegakkan secara konsisten dan tanpa pandang bulu.
Pendidikan karakter, menurutnya, tidak akan berjalan efektif bila guru atau kepala sekolah merasa takut menghadapi tekanan eksternal.(*)
Artikel Terkait
Tak Terima Guru Favorit Dipecat Sepihak, Puluhan Orang Tua dan Murid SDN di Bogor Gelar Unjuk Rasa
Tindak Lanjuti Aduan Orang Tua Murid, Komisi IV Sidak SDN Bantarjati 9 Kota Bogor
Kepsek Bongkar Tabiat Aura Cinta Semasa SMA: Suka Izin Syuting, Murid Populer di Sekolah