Namun, hal itu tak berlaku jika cuaca sedang tak bersahabat.
“Derita Bu Guru kalau cuaca ekstrem,” tulisnya dalam unggahan video lain, menunjukkan arus sungai yang mengalir deras.
Video itu lantas memperlihatkan momen sejumlah pria yang membantu menyeberangkan motornya melintasi sungai dengan cara diangkat.
“Bagaimana pun juga, Bu Guru harus semangat meski terkadang motor harus diseberangkan,” lanjutnya.
“Ada senyum 114 siswa yang aku rindu setiap paginya,” sambungnya.
Berharap Ada Perbaikan Akses Jalan
Menilik kolom komentar, sebuah akun TikTok Info 50 Kota menyebutkan akan ada pembangunan jembatan untuk mempermudah akses jalan.
“Insya Allah akhir tahun ini jembatan akan kita bangun ya Bu Guru, harap bersabar,” tulis akun tersebut.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan terhadap pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Bu. Kita bikin jembatan seperti yang di Pukaan kemarin,” lanjutnya.
Harapan tersebut tentu disambut baik agar akses untuk mobilitas sehari-hari bisa lebih mudah.
“Semoga ya Min, demi kita bersama yang berjuang tiap hari, tiap minggu lewat medan ini,” tulis Silvatri.
Sementara itu, diketahui bahwa jarak yang harus ditempuh sehari-hari untuk sampai ke sekolah adalah sekitar 13 kilometer.
Adapun waktu yang dihabiskan untuk menempuh perjalanan tersebut sekitar 45 hingga 60 menit.(*)
Artikel Terkait
Bukan Uang, Guru di SDN Terpencil Bainaa Barat Sulteng Ini Unggah Momen Haru saat Bagikan ‘THR’ untuk Siswa
Sebelum Ompreng Kembali ke SPPG, Viral Guru Kumpulkan Sisa Makanan MBG untuk Pakan Ternak: Daripada Dibuang Sia-sia
Diduga Bermodus Pembersihan Diri, Guru Silat di Serang Diduga Perkosa Murid-muridnya Sejak Mei 2025 Lalu