Kombinasi antara pembelajaran tatap muka di kelas (konvensional) dan pembelajaran online ini dikenal dengan istilah blended learning.
4. Guru Harus Mampu Melakukan Autentic Learning yang Inovatif.
Sekolah bukan tempat isolasi para peserta didik dari dunia luar, justru sekolah adalah jendela untuk membuka dunia sehingga para siswa mengenali dunia. Untuk menjadikan sekolah sebagai jendela dunia bagi para peserta didik, guru harus memiliki kompetensi penyajian pembelajaran yang inovatif.
Pembelajaran yang disajikan harus mengarah pada pembelajaran yang joyfull and inovatif learning, yakni pembelajaran yang memadukan hands on and mind on, problem based leraning dan project based learning.
Baca Juga: Timnas Uruguay Bawa Sendiri Daging Sapi untuk Persediaan Makan selama Piala Dunia Qatar 2022
Dengan pengemasan pembelajaran yang joyfull and inovatif learning akan menjadikan peserta didik lebih terlatih dan terasah dalam semua kemampuannya, sehingga diharapkan lebih siap dalam menghadapi perkembangan zaman pada era revolusi industri 4.0 ini.***
Artikel Terkait
Hari Guru Nasional 2022 Jadi Peringatan bagi Guru, Ada Apa?
Tolak Hapus Tunjangan Profesi Guru, PGRI Berjuang Sampai Istana Presiden
Ini Alasan Pasal Tunjangan Profesi Guru Tak Ada Lagi dalam RUU Sisdiknas
Apa Saja Wadah Organisasi Profesi Guru di Indonesia? Cek di Sini
Guru Honorer Tamat, Muncul PPPK yang Jadi Rebutan para Guru